PD. Hanselindo
PD.Hanselindo - Jual 1.Perlengkapan; Pengecekan dan Pengujian Sistem Deteksi & Proteksi Kebakaran. 2. Perlengkapan; Pelatihan; Perawatan; dan Pengisian Alat Pemadam Api. 3. Spareparts dan Media Alat Pemadam Api
Verified Supplier
Tambah ke Favorit

Pemadam Api

Sebelum kita membahas tentang alatnya, saya akan mulai dengan kategori kebakaran dimana kategori ini menjelaskan tentang alasan terjadinya kebakaran. Kebakaran dimulai dengan cara yang berbeda dapat dilakukan dengan lebih mudah dengan alat pemadam yang berbeda. Beberapa jenis alat dapat digunakan pada berbagai jenis api, namun ada beberapa yang memperingatkan agar tidak digunakan dengan jenis api tertentu. Mari kita lihat kategori kebakaran. Ada jenis pemadam api khusus untuk setiap kategori api. Kategori tersebut disebut A, B, C, D dan K.

Kelas A: Kelas ini menggambarkan kebakaran yang disebabkan oleh pembakaran yang solid. Ini mencakup barang seperti kertas, kayu, karet, plastik, sampah, dan kain. Tapi, itu tidak termasuk logam.

Kelas B: Ini adalah kebakaran yang disebabkan oleh cairan yang mudah terbakar. Ini termasuk hal-hal seperti bensin, minyak, minyak, dan cat. Ini juga mencakup gas yang mudah terbakar seperti butana dan propana.

Kelas C: Ini adalah kebakaran listrik yang disebabkan oleh peralatan. Penyebabnya mungkin peralatan, transformer, atau motor.

Kelas D: Ini adalah kebakaran yang disebabkan oleh logam yang mudah terbakar. Ini termasuk sodium, potasium, aluminium, dan magnesium.

Kelas K: Ini adalah kebakaran yang disebabkan oleh minyak goreng dan minyak. Lemak hewani, dan lemak nabati bisa menjadi penyebabnya.

Sebelum menggunakan alat pemadam, sangat penting untuk mengetahui penyebab kebakaran. Dengan menggunakan jenis pemadam yang salah, terkadang Anda bisa membuat api memburuk. Kebakaran rumah tangga biasanya termasuk dalam kategori A, B, dan C.

Selanjutnya, mari kita lihat bagaimana berbagai jenis alat pemadam memadamkan api ini.

Air & Busa: Ini bekerja dengan menghilangkan unsur panas. Busa juga memisahkan oksigen dari unsur lain. Ini hanya untuk Kelas A. Tidak boleh digunakan pada Kelas B atau C. Dapat membuat pengguna berisiko terkena sengatan listrik di kebakaran Kelas C. Dapat menyebarkan api Kelas B dengan aliran debit mereka.

Karbon Dioksida: Jenis kerja pemadam ini dengan mengeluarkan oksigen dari api, dan mengurangi panas (debitnya dingin). Dapat digunakan pada kebakaran Kelas B dan C. Bisa sangat tidak efektif pada Kelas A.

Dry Chemical: Ini bekerja dengan cara memblokir reaksi kimia. Alat pemadam api yang paling umum digunakan adalah jenis serbaguna yang efektif pada kebakaran Kelas A, B, dan C. Pemadam kimia kering biasa hanya untuk B & C.

Clean Agent / Halogenated: Ini bekerja dengan mengganggu reaksi kimia di dalam api. Digunakan untuk kebakaran Kelas B dan C. Beberapa juga dapat bekerja pada kebakaran Kelas A.

Basah Kimia: Ini adalah metode baru. Ini mengurangi panas dan menciptakan penghalang antara elemen bahan bakar dan oksigen. Ini untuk kebakaran K Class. Digunakan di dapur komersial dimana ada penggorengan lemak dalam yang besar. Terkadang juga bisa digunakan pada kebakaran Kelas A.

Serbuk Kering: Ini memisahkan unsur oksigen dan bahan bakar api. Ini hanya bisa digunakan pada kebakaran Kelas D.

Mist Air: Ini mengurangi panas api. Mereka dapat digunakan pada kebakaran Kelas A dan Kelas C.

Cartridge Operated Dry Chemical: Ini bekerja dengan menghentikan reaksi kimia di dalam api. Seperti tipe kimia kering biasa, ini bekerja pada A, B, dan C. Tipe reguler hanya bekerja pada B dan C.

Kebanyakan alat pemadam kebakaran untuk penggunaan di rumah adalah jenis kimia kering. Bisa memerangi kebakaran Kelas A, B, dan C. Ini adalah jenis-jenis kebakaran rumah tangga yang umum. Beberapa bisa diisi ulang dan bisa diisi ulang dan digunakan lagi. Alat pemadam sekali pakai tradisional lebih murah dan ringan, tapi juga memiliki tanggal kadaluarsa yang lebih pendek. Jenis pemadam api terbaik untuk mobil adalah jenis karbon dioksida yang melawan api kelas B dan C.